Perspektif di Garasi Pit

Pembalap adalah bintang, tetapi MotoGP merupakan olahraga tim. Tanpa tim mekanik yang setia dan tak kenal lelah, sepeda motor tersebut bahkan tidak akan bisa ada di grid, tetapi apa yang sebenarnya terjadi di balik layar?
Pembalap yang hebat hanya bisa bergantung pada siapa yang mendukungnya, dan bagi San Carlo Honda GresiniMotoGPduo, jawabannya adalah Honda, Castrol dan tim teknisi terbaik kelas dunia. Jadi, bagaimana itu semua dapat bersatu?

Para mekanik tim Gresini sedang berkonsentrasi penuh, dan garasi pit yang rapi adalah pusat dari dunia mereka saat sedang di trek balap. Segala aktivitas ini lebih mirip dengan ruang operasi daripada pusat servis biasa. Alat pemoles dan permukaan meja yang bersih disinari lampu strip halogen di atas empat sepeda motor RC212V yang bertengger di standar. Produk Castrol berjajar penuh di garasi – mulai dari oli mesin hingga pelumas rantai khusus balap.

Dengan ukuran sekitar 90 meter persegi, rata-rata garasi pit MotoGP berisi empat unit sepeda motor (tiap pembalap memiliki sepeda motor pertama dan kedua); dua paket komputer; hingga 10 mekanik dan suku cadang yang cukup, pelumas Castrol, ban dan alat untuk mengikuti keseluruhan jalannya seri balapan.

Hal ini memungkinkan para mekanik untuk melakukan serangkaian tugas dari penggantian oli dan minyak rem – menggunakan oli mesin Castrol khusus balap dan minyak rem full sintetis – untuk melakukan overhaul fork dan penggantian oli mesin. Saat tes pra-musim, keempat sepeda motor dibongkar seluruhnya dan dibangun kembali sebelum menyentuh aspal, semua aktivitas dilakukan di dalam garasi pit.

Penataan yang terpenting

Penataan adalah hal terpenting bagi semua prosesnya agar para mekanik mampu untuk tetap melakukan semuanya dengan lancar dalam kondisi di bawah tekanan balapan.

“Hal terpenting dalam garasi MotoGP tentu saja adalah sepeda motor,” tegas Antonio Jimenez, Kepala Teknisi Tim Gresini. “Semuanya harus bersih dan tersusun rapi. Sepeda motor harus sempurna, untuk mewujudkannya, garasi pun harus sempurna.

“Pembalap harus mampu berkompetisi dengan penuh percaya diri dengan sepeda motornya, dan hal itu bersumber dari para mekanik dan garasi. Performa dan unsur keselamatan sepeda motor harus terjamin, dan semua dimulai dengan kondisi kerja para mekanik."

Alat-alat dan produk pendukung merupakan instrumen bedah para mekanik. Semuanya memiliki kualitas terbaik dan tersimpan dalam kondisi bersih. Kru pit tim Gresini mampu menjangkau setiap alat di garasi dengan cepat mulai dari obeng berukuran dua milimeter hingga palu dua kilogram. Ada juga peralatan yang tidak dikenali oleh siapa pun selain anggota tim, yang digunakan untuk mengerjakan komponen yang didesain khusus, seperti gearbox atau filter oli.

Sementara itu, banyak produk Castrol yang akan langsung dikenali, dan setara dengan yang dapat dibeli di pasaran. Di antaranya, oli fork, semprotan silikon dan oli gir yang digunakan tim San Carlo Gresini, semuanya dapat dibeli oleh konsumen di pasaran.

Selalu sama

Selain alat-alat, sejumlah set ban basah dan kering serta peralatan elektronik, pelumas Castrol juga harus dikirimkan ke 18 balapan selama musim MotoGP Agar para mekanik dapat fokus mengerjakan sepeda motor, garasi harus selalu tertata sama di mana pun seri MotoGP digelar di dunia.

“Tata letak garasi harus selalu sama,” ucap Jimenez. “Kami memiliki satu bagian untuk tiap pembalap beserta sepeda motor pertama di bagian depan garasi dan sepeda motor kedua di belakangnya. Meja kerja di kedua sisi berisi berbagai macam alat di bawahnya, yang juga selalu tertata sama. Misalnya kita selalu menempatkan kunci pas yang disusun menurut ukurannya, kunci torsi di susunan lainnya."

Ada aturan tidak tertulis bahwa tidak boleh ada alat yang tercecer saat tidak digunakan. Anda tidak akan pernah melihat apa pun yang tertinggal di lantai, saat para mekanik tim Gresini bekerja, bahkan wadah oli yang bersih dapat berfungsi sebagai kotak alat sementara.

Terbagi

Dengan satu set sepeda motor dan para mekanik di tiap sisi garasi, keempat sepeda motor dapat dikerjakan secara bersamaan, dan hal itu berarti semua  mekanik dapat mengerjakan sepeda motor mana pun, dan cepat menjangkau alat-alat yang diperlukan. Di ujung meja kerja yang membentuk garasi, terdapat dua kompresor udara yang dilengkapi pengukur digital yang memungkinkan para teknisi mengisi angin ban dengan tingkat presisi mutlak.

Di belakang area kerja utama, terdapat tempat komputer di tiap sisi, tempat para teknisi data tim Gresini mengunduh dan 150 lembar data yang berbeda dan menakjubkan per sepeda motor tiap kali akan digunakan di trek balap. Digabungkan dengan masukan dari pembalap, telemetri ini memberi kru pit sebuah gambaran lengkap dari performa sepeda motor dan memungkinkan mereka untuk membuat sedikit penyetelan untuk memperoleh setelan yang tepat.

Bersih

Hal paling mengesankan di garasi tim Gresini adalah, meski semua sibuk dengan berbagai aktivitas di keempat sepeda motor, semuanya selalu bersih. Kebersihan ini sama pentingnya dengan penataan yang bagus. Kotoran apa pun yang ada di mesin, rem, fork atau cairan dapat mengurangi keselamatan dan performa. Tidak ada setitik noda pun di seluruh garasi. Tidak banyak mekanik yang bisa tenang saat mengenakan kemeja putih...

“Garasi yang bersih merupakan cerminan dari mekanik yang bekerja dengan cara yang benar,” kata Jimenez. “Untuk memenangkan balapan, dan bahkan untuk maju ke garis start, pembalap harus memiliki dukungan besar di belakangnya dalam menyiapkan mesin dan memberinya kepercayaan diri bahwa sepeda motor tersebut dapat membuatnya melaju cepat.

“Orang-orang yang bekerja di garasi ini bekerja dengan semangat dan agar bisa melakukan yang terbaik serta merasakan kepuasan dengan hasil kerjanya, garasi harus selalu dalam keadaan sempurna.”

Garasi yang sempurna merupakan tahap terpenting dalam menjalankan tim yang bagus, tanpa perhatian yang cermat pada detail tersebut, pembalap San Carlo Gresini tidak akan berkesempatan untuk menikmati podium teratas.