Castrol EDGE, Audi dan oli mesin yang sempurna untuk 24 Jam Le Mans

Satu hari penuh yang mencekam dengan manusia dan mesin yang mencapai batas limit: itu bukan kebetulan bahwa 24 jam Le Mans dianggap sebagai lomba ketahanan yang terberat di dunia. Untuk berhasil di kompetisi klasik motorsport di Prancis, semua hal harus datang bersamaan dan terkoordinasi dengan sempurna. Kinerja maksimal yang mencapai puncak sama pentingnya dengan daya tahan yang maksimum. Inilah mengapa juara bertahan Audi menaruh harapannya pada pelumas Castrol, memenangkan empat balapan terakhir berturut-turut dengan dukungan Castrol EDGE. Namun, untuk mengejar kesuksesan tidak boleh ada kekurangan apapun. Ulrich Baretzky, Kepala Teknologi Mesin di Audi Sport, tidak satu-satunya orang yang tahu bahwa “Untuk menjadi pertama yang menyelesaikan, pertama anda harus selesai”
Jadi apa misi yang CASTROL EDGE dan Audi kejar? Tidak jauh dari oli mesin yang sempurna. Tim Castrol bekerja dengan keras bersama dengan tim Audi di laboratorium dan trek balap mengembangkan campuran khusus dari Castrol EDGE, yang sangat cocok dengan kebutuhan Audi R18 e-tron Quattro. Siapapun yang berharap untuk menyetir jarak yang lebih besar dari 17 kali balapan Formula One dalam satu hari, pastinya mau untuk berupaya maksimal. Ini adalah apa yang trio pemenang dari 2014 - André Lotterer (GER), Benoît Treluyer (FRA), Marcel Fassler (SUI) - capai ketika mereka menyelesaikan total jarak 379 lap (5.165,39 km, 3.209,62 mil). Komitmen maksimum untuk daya taha dan kinerja yang maksimal. Itu adalah satu-satunya cara yang dapat Castrol EDGE dan Audi lakukan mencapai tujuan bersama mereka: kemenangan di salah satu balapan yang paling menuntut banyak di dunia. 
"Bersama-sama dengan Audi, kami mengembangkan oli mesin khusus yang dioptimalkan untuk tuntutan ekstrim dan unik dari 24 Jam Le Mans," kata Mark Avery, Pakar Pengembangan Teknologi Motorsport di Castrol. "Pekerjaan kami tidak berhenti ketika minyak selesai dikembangkan. Bahkan, tim pengembangan turun langsung pada saat balapan itu sendiri! Kami bekerja sama dengan insinyur Audi, menyediakan tenaga ahli untuk memahami bagaimana kondisi balapan berdampak pada pelumas. Kami menjalankan tes, seperti apa yang dokter lakukan pada darah anda, untuk memahami bagaimana minyak dan mesin yang berinteraksi. Kami melakukan ini untuk memastikan pencegahan daripada mengobati dan menangkap masalah apapun sebelum mereka dapat menghasilkan masalah yang lebih besar. Kami menguji darah sang mesin- Castrol EDGE - untuk meenentukan apakah mesin bertahan pada  kondisi tersebut dan menjamin bahwa hal itu dapat memberikan kinerja dan daya tahan yang maksimal. Anda mungkin berpikir kami beristirahat. Namun sebaliknya, ini adalah saatnya untuk menafsirkan data dan mulai bekerja pada generasi berikutnya oli mesin Castrol EDGE"
Para insinyur Castrol akan sekali lagi berada di jantung dalam aksi di 24 Jam Le Mans (13-14 Juni 2015). Seperti halnya pelumas, tim Audi - dan rekan tim Castrol - juga berada di bawah tekanan pada balapan yang melelahkan ini. Dalam mengejar hadiah utama, jam malam rela dikorbankan, bersamaan dengan dievaluasinya data yang dilaksanakan di laboraturium. Semua atas nama sukses. 24 jam dengan kecepatan penuh.